<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Batubara &#187; Teknologi &amp; Penelitian</title>
	<atom:link href="http://ilmubatubara.wordpress.com/category/teknologi-penelitian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ilmubatubara.wordpress.com</link>
	<description>BATUBARA SUMBER ENERGI ALTERNATIF</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Oct 2006 06:32:09 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='ilmubatubara.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/faf3c2ba6d79ed5cd069a3a9eac46d42?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Batubara &#187; Teknologi &amp; Penelitian</title>
		<link>http://ilmubatubara.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ilmubatubara.wordpress.com/osd.xml" title="Batubara" />
		<item>
		<title>LITBANG TEKNOLOGI PENGOLAHAN DAN PEMANFAATAN BATUBARA</title>
		<link>http://ilmubatubara.wordpress.com/2006/10/07/litbang-teknologi-pengolahan-dan-pemanfaatan-batubara/</link>
		<comments>http://ilmubatubara.wordpress.com/2006/10/07/litbang-teknologi-pengolahan-dan-pemanfaatan-batubara/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Oct 2006 06:25:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fariz Tirasonjaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi & Penelitian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmubatubara.wordpress.com/2006/10/07/litbang-teknologi-pengolahan-dan-pemanfaatan-batubara/</guid>
		<description><![CDATA[Kegiatan Litbang Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Batubara meliputi litbang, perekayasaan dan pelayanan                      jasa di bidang karakterisasi, teknologi pengolahan, konversi dan               [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmubatubara.wordpress.com&blog=409899&post=26&subd=ilmubatubara&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kegiatan Litbang Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Batubara meliputi litbang, perekayasaan dan pelayanan                      jasa di bidang karakterisasi, teknologi pengolahan, konversi dan                      pembakaran batubara.</p>
<p>Litbang ini dilakukan secara terpadu dengan kelompok-kelompok                      litbang lain yang ada di tekMIRA dengan sasaran utama mendukung                      program pemerintah dalam mengurangi subsidi BBM/kayu bakar                      melalui diversifikasi energi, peningkatan penggunaan batubara                      dalam negeri, penghematan dan peningkatan devisa melalui ekspor                      serta peningkatan PNBP seperti terlihat dalam Gambar 1.</p>
<p style="text-align:center;" align="center">&nbsp;</p>
<p style="text-align:center;"><img src="http://ilmubatubara.files.wordpress.com/2006/10/batubara2b.JPG?w=414&#038;h=323" alt="batubara2b.JPG" height="323" width="414" /></p>
<p>Litbang Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Batubara telah                      dirintis sejak awal tahun 1970-an, dan terus berkembang mengingat                      batu bara yang semula hanya dibakar untuk diambil panasnya,                      kemudian diproses untuk mendapatkan batubara dengan kualitas                      yang lebih baik atau bahan yang lebih bersih dan ramah terhadap                      lingkungan.</p>
<p>Sampai dengan akhir tahun 1980 sebagian besar kegiatan litbang                      teknologi pengolahan dan pemanfaatan batubara masih dalam                      skala laboratorium. Namun sesudah itu kegiatan litbang sudah                      mengarah kepada aplikasi dengan membangun berbagai pilot plant                      yang diharapkan dapat mengetahui optimalisasi proses, pengujian                      produk pada pengguna dan kelayakan ekonomi dari proses tersebut.</p>
<p>Untuk mempercepat implementasi hasil litbang teknologi pengolahan                      dan pemanfaatan batubara pada skala industri, tekMIRA sedang                      dan akan membangun beberapa pilot plant di Palimanan Cirebon                      dalam suatu Pusat Teknologi Batubara Bersih yang disebut Clean                      Coal Technology Centre atau disingkat Coal Centre.</p>
<p>Kegiatan unggulan Litbang Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan                      Batubara terdiri dari peningkatan kualitas batubara peringkat                      rendah melalui proses Upgraded Brown Coal (UBC), pengembangan                      briket, gasifikasi, pencairan dan pembuatan kokas. Sedangkan                      hasil yang sudah dapat diimplementasikan diantaranya penggunaan                      briket untuk peternakan ayam, pemindangan ikan, ekstraksi                      daun nilam dan penggunaan batubara sebagai bahan bakar langsung                      pada industri bata, genteng, kapur dan industri gula merah.<br />
Litbang Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Batubara didukung                      oleh fasilitas :</p>
<ul>
<li>Laboratorium penelitian dan penerapan.</li>
<li>Laboratorium pengujian sifat kimia dan fisika yang telah                        terakreditasi berdasarkan ISO 17025.</li>
<li>51 orang tenaga fungsional terdiri dari peneliti, perekayasa dan teknisi dari berbagai                        keahlian berdasarkan disiplin ilmu, yang berbeda-beda antara                        lain : kimia dan fisika batubara, pengolahan batu bara                        dan teknologi pemanfaatan batu bara.</li>
</ul>
<p>Untuk lebih mempercepat program Litbang Teknologi Pengolahan                      dan Pemanfaatan Batubara telah dilakukan kerjasama dengan                      berbagai institusi litbang baik di dalam negeri maupun luar                      negeri, antara lain :</p>
<ul>
<li>Pembangunan pilot plant briket bio batubara kerjasama                        dengan NEDO-METI, (Jepang).</li>
<li>Pembangunan pilot plant peningkatan kualitas batubara                        peringkat rendah dengan proses UBC kerjasama dengan Kobe                        Steel (Jepang), JCOAL (Jepang) dan BPPT.</li>
<li>Pencairan batubara Indonesia kerjasama dengan NEDO (Jepang)                        dan BPPT.</li>
<li>Daur ulang minyak bekas dengan menggunakan batubara sebagai                        absorban, kerjasama dengan KOBE Steel (Jepang) dan LEMIGAS.</li>
<li>Proses pengeringan teh dengan batubara melalui gasifikasi                        kerjasama dengan PPTK Gambung.</li>
<li>Pengujian sifat kimia dan fisika batubara kerjasama dengan                      PT. Surveyor Indonesia, PTBA dan perusahaan batubara lainnya.</li>
</ul>
<p>Pembangunan dan kegiatan litbang pilot plant briket biobatubara dan pilot plant UBC dilakukan di SENTRA TEKNOLOGI PEMANFAATAN BATUBARA DI PALIMANAN CIREBON.</p>
<p>Karya Litbang Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Batubara                      yang meliputi teknologi pengolahan, teknologi konversi dan                      teknologi pembakaran yang diaplikasikan, diantaranya :</p>
<p><strong>1. Teknologi Pengolahan</strong></p>
<ul>
<li>Peningkatan kualitas batubara peringkat rendah dengan                        proses Upgraded Brown Coal (UBC).</li>
<li>Percobaan penerapan teknologi coal water fuel sebagai                        bahan bakar boiler pada industri tekstil.</li>
<li>Pengembangan metode penurunan kadar natrium batubara                        Lati, Berau, Kalimantan Timur.</li>
<li>Pengembangan metode pencampuran batubara (coal blending)                        Kalimantan Tengah untuk pembuatan kokas metalurgi.</li>
<li>Pencucian batubara.</li>
<li>Desulfurisasi limbah batubara dengan flotasi kolom.</li>
</ul>
<p><strong>2. Teknologi Konversi</strong></p>
<ul>
<li>Pengembangan briket kokas dari batubara dan green coke.</li>
<li>Proyek pencairan batubara 2002 : uji tuntas (due diligence)                        pre-FS Batu Bara Banko.</li>
<li>Pengembangan briket bio coal Palimanan.</li>
<li>Pemanfaatan produk gasifikasi batubara untuk pengeringan                        teh di Gambung Ciwidey, Jawa Barat.</li>
<li>Briket kokas untuk pengecoran logam.</li>
</ul>
<p><strong>3. Teknologi Pemanfaatan Batubara</strong></p>
<p><strong>3.1. Bahan Bakar Langsung</strong></p>
<ul>
<li>Penyerapan gas SO2 dari hasil pembakaran briket bio batubara dengan unggulan zeolit.</li>
<li>Pengembangan model fisik tungku pembakaran briket biocoal                        untuk industri rumah tangga, pembakaran bata/genteng, boiler                        rotan dan pengering bawang.</li>
<li>Tungku hemat energi untuk industri rumah tangga dengan                        bahan bakar batubara/briket bio batubara.</li>
<li>Pembakaran kapur dalam tungku tegak system terus menerus                        skala komersial dengan batubara halus menggunakan pembakar                        siklon.</li>
<li>Tungku pembuatan gula merah dengan bahan bakar batubara.</li>
<li>Pembakaran kapur dalam tungku system berkala dengan kombinasi                        bahan bakar batubara &#8211; kayu.</li>
<li>Pembakaran bata-genteng dengan batubara.</li>
</ul>
<p><strong>3.2. Non Bahan Bakar</strong></p>
<ul>
<li> Pengkajian pemanfaatan batubara Kalimantan Selatan untuk                        pembuatan karbon aktif.</li>
<li>Daur ulang minyak pelumas bekas dengan menggunakan batubara                        peringkat rendah sebagai penyerap.</li>
</ul>
<p>sumber : Tekmira <a href="http://www.tekmira.esdm.go.id/" target="_blank">http://www.tekmira.esdm.go.id</a>/</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ilmubatubara.wordpress.com/26/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ilmubatubara.wordpress.com/26/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilmubatubara.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilmubatubara.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilmubatubara.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilmubatubara.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilmubatubara.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilmubatubara.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilmubatubara.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilmubatubara.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilmubatubara.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilmubatubara.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmubatubara.wordpress.com&blog=409899&post=26&subd=ilmubatubara&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmubatubara.wordpress.com/2006/10/07/litbang-teknologi-pengolahan-dan-pemanfaatan-batubara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ba170f024173d725acb3877d19fc974?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">fariz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ilmubatubara.files.wordpress.com/2006/10/batubara2b.JPG" medium="image">
			<media:title type="html">batubara2b.JPG</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Up-grading Minyak Batubara</title>
		<link>http://ilmubatubara.wordpress.com/2005/06/12/up-grading-minyak-batubara/</link>
		<comments>http://ilmubatubara.wordpress.com/2005/06/12/up-grading-minyak-batubara/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Jun 2005 03:28:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fariz Tirasonjaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi & Penelitian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmubatubara.wordpress.com/2005/06/12/up-grading-minyak-batubara/</guid>
		<description><![CDATA[PENGARANG :
Hartiniati
SUMBER :
Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia 2000, Vo. 2, No. 1 hal. 1-8.  /HUMAS-BPPT/ANY
RINGKASAN :
As a transportation fuel, coal Liquefied oil requires certain  quality improvement known as upgrading due to its higher concentrations of  nitrogen, sulfur, oxygen dan aromatics than petroleum fraction. Experiments  using small-scale fixed bed reactor show that [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmubatubara.wordpress.com&blog=409899&post=8&subd=ilmubatubara&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>PENGARANG :<br />
Hartiniati<br />
SUMBER :<br />
Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia 2000, Vo. 2, No. 1 hal. 1-8.  /HUMAS-BPPT/ANY<br />
RINGKASAN :<br />
As a transportation fuel, coal Liquefied oil requires certain  quality improvement known as upgrading due to its higher concentrations of  nitrogen, sulfur, oxygen dan aromatics than petroleum fraction. Experiments  using small-scale fixed bed reactor show that there is an improvement in the  quality of recycle-solvent used for coal liquefaction after first  hydrotreatment. Coal slurry using first hydrotreated oil as solvent shows lower  viscosity than that of non-hydrotreated oil, and if it is mixed with Banko coal,  the coal concentration could achieve as high as 50%. Nitrogen and sulfur  contents in hydrotreated oil are reduced to negligible level and the storage  stability remarkably improves after hydrotreatment. The quality of fuel from  second hydrotreatment is still lower than that of petroleum product in terms of  &#8216;cetane number&#8217;, &#8217;smoke point&#8217;, contents of sulfur and aromatics.<br />
KATA KUNCI :<br />
hydrotreatment, pencairan batubara, heteroatom, Banko,  Yallourn<br />
PENDAHULUAN :<br />
Riset Pencairan Batubara untuk memproduksi BBM sintetis di  Indonesia sudah berlangsung sejak awal tahun 1990-an, namun perkembangannya  secara nyata dengan target komersial baru dimulai sejak awal tahun 1994, setelah  perjanjian kerjasama riset ditandatangani antara BPPT dan NEDO.<br />
Berbagai jenis batubara muda Indonesia telah diuji, dengan hasil yang sangat  menjanjikan, hasil tertinggi diperoleh dari batubara Banko dengan produk minyak  sekitar 70%. Dibandingkan dengan batubara Yallourn dari Australia yang hanya  menghasilkan minyak &lt;60%, hasil tersebut memang sangat signifikan, terutama  dilihat dari segi biaya, dan harga minyak batubara yang semakin kompetitif.  Hasil studi kelayakan menunjukkan bahwa batubara Banko dapat memproduksi BBM,  produk setengah jadi, dengan harga sekitar US $ 18/barrel. Melihat harga minyak  dewasa ini yang telah mencapai US$ 30- 32/barel, maka studi pencairan batubara  ini sangat dirasa perlu untuk dilanjutkan hingga tingkat komersialisasi.<br />
KESIMPULAN :<br />
Hasil pengujian produk batubara cair melalui proses  up-grading atau hydrotreatment menggunakan reaktor fixed bed dengan katalis  Ni-Mo-P/Al2O, secara ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Proses hydrotreatment tahap 1 ternyata dapat meningkatkan kualitas pelarut  tertersirkulasi (recycle solvent) sebagai donor hidrogen pada proses pencairan  batubara.</li>
<li>Slurry batubara dengan menggunakan minyak hasil hydrotreatment tahap 1  menunj</li>
</ul>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ilmubatubara.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ilmubatubara.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilmubatubara.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilmubatubara.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilmubatubara.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilmubatubara.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilmubatubara.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilmubatubara.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilmubatubara.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilmubatubara.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilmubatubara.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilmubatubara.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmubatubara.wordpress.com&blog=409899&post=8&subd=ilmubatubara&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmubatubara.wordpress.com/2005/06/12/up-grading-minyak-batubara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ba170f024173d725acb3877d19fc974?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">fariz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENINGKATAN KUALITAS BATUBARA INDONESIA BERKADAR RENDAH   (UPGRADING INDONESIAN LOW GRADE COAL)</title>
		<link>http://ilmubatubara.wordpress.com/2003/09/12/peningkatan-kualitas-batubara-indonesia-berkadar-rendah-upgrading-indonesian-low-grade-coal/</link>
		<comments>http://ilmubatubara.wordpress.com/2003/09/12/peningkatan-kualitas-batubara-indonesia-berkadar-rendah-upgrading-indonesian-low-grade-coal/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2003 03:34:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fariz Tirasonjaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi & Penelitian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmubatubara.wordpress.com/2003/09/12/peningkatan-kualitas-batubara-indonesia-berkadar-rendah-upgrading-indonesian-low-grade-coal/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh:
Harijanto Soetjijo, Ulum  A. Gani, Dewi Fatimah, 
R. Amelia, Fuad Saebani,  dan Zaenal
 
Sari 
Konsumsi batubara di Indonesia terus  meningkat seiring dengan irama pembangunan nasional dan bertambahnya penggunaan  energi.  Indonesia memiliki 36 milyar ton cadangan sumber daya batubara, tetapi  sebagian besar daripadanya merupakan batubara yang termasuk pada jenis berkadar  rendah. Penggunaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmubatubara.wordpress.com&blog=409899&post=12&subd=ilmubatubara&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-indent:-14.2pt;text-align:center;margin:0 30px;" align="center"><span style="font-family:Times New Roman;"><font>Oleh:</font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-14.2pt;text-align:center;margin:0 30px;" align="center"><span style="font-family:Times New Roman;"><font>Harijanto Soetjijo, Ulum  A. Gani, Dewi Fatimah, </font></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-14.2pt;text-align:center;margin:0 30px;" align="center"><span style="font-family:Times New Roman;"><font>R. Amelia, Fuad Saebani,  dan Zaenal</font></span></p>
<h3><font> </font></h3>
<h3><font><font face="Times New Roman">Sari </font></font></h3>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:30px;text-indent:0.5in;margin-right:30px;text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;"><font>Konsumsi batubara di Indonesia terus  meningkat seiring dengan irama pembangunan nasional dan bertambahnya penggunaan  energi.  Indonesia memiliki 36 milyar ton cadangan sumber daya batubara, tetapi  sebagian besar daripadanya merupakan batubara yang termasuk pada jenis berkadar  rendah. Penggunaan batubara berkadar rendah kurang disukai dan terbatas  dibandingkan dengan jenis batubara bituminous atau antrasit dan penggunaannya  untuk jangka panjang mengakibatkan dampak negatip terhadap lingkungan.  Peningkatan kualitas batubara berkadar rendah dapat memberikan kontribusi yang  sangat besar artinya baik bagi pihak produsen batubara karena nilai jual  batubara yang bertambah maupun bagi masyarakat umum misalnya karena menurunnya  jumlah polutan dari hasil pembakaran batubara. Studi peningkatan mutu batubara  dengan metoda “shock expansion” untuk tahun pertama (2003) ini ditujukan untuk  meneliti efek dari proses shock expansion terhadap struktur batubara pada  umumnya dan pori-pori batubara pada khususnya. Diharapkan proses tersebut mampu  memperbaiki kualitas batubara ditinjau dari kandungan air; abu, karbon terikat,  zat terbang sehingga diperoleh mutu batubara yang makin baik. Hasil percobaan  yang telah dilakukan menunjukkan bahwa proses shock expansion mampu memperbaiki  kualitas batubara sub bituminous yang diperoleh dari daerah Bayah, Sukabumi.  Berdasarkan percobaan yang diterapkan pada batubara Cimandiri ternyata proses  mampu meningkatkan nilai kalorinya dari 6104 kal/Nm<sup>3</sup> menjadi 7175  kal/Nm<sup>3</sup> dan menjadi 7332 kal/Nm<sup>3</sup> setelah diproses selama  24 jam dan 48 jam. Hal yang sama juga teramati pada batubara Cigagoler yang  mengalami perbaikan mutu seperti yang diperlihatkan dengan naiknya nilai kalori  dari 6284 kal/Nm<sup>3</sup> menjadi 7097 kal/Nm<sup>3</sup> setelah diproses  selama 24 jam dan menjadi 7117 kal/Nm<sup>3</sup> setelah diproses selama 48  jam.</font></span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ilmubatubara.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ilmubatubara.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilmubatubara.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilmubatubara.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilmubatubara.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilmubatubara.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilmubatubara.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilmubatubara.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilmubatubara.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilmubatubara.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilmubatubara.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilmubatubara.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmubatubara.wordpress.com&blog=409899&post=12&subd=ilmubatubara&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmubatubara.wordpress.com/2003/09/12/peningkatan-kualitas-batubara-indonesia-berkadar-rendah-upgrading-indonesian-low-grade-coal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1ba170f024173d725acb3877d19fc974?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">fariz</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>